Senin, 09 November 2015

PENULISAN NASKAH DALAM TEATER


Kita semua tau bahwasanya teater merupakan salah satu kesenian yang paling banyak digandrungi oleh kebanyakan masyarakat pecinta seni di Indonesia. Teater sendiri didefinisikan secara luas sebagai segala sesuatu yang dipertontonkan ke depan orang banyak. 

Teater dikatakan sebagai sarana penyampaian pesan dan tujuan dalam bentuk sebuah pementasan, terlepas seperti apapun bentuk pementasan itu.
Definisi lain teater sendiri dapat diartikan sebagai sebuah proses, proses pencarian jati diri yang bersifat spiritual bagi para lakon yang terlibat di dalamnya.

Berdasarkan beberapa definisi di atas, artian teater dapatlah menjadi lebih luas lagi, tergantung bagaimana orang menafsirkannya. 
Namun, batasan tentang teater dapat dilihat dari suatu kutipan sebagai berikut : “tidak ada teater tanpa aktor, baik berwujud riil manusia maupun boneka, terungkap di layar maupun pertunjukan langsung yang dihadiri penonton, serta laku di dalamnya merupakan realitas fiktif”, (Harymawan, 1993).

Dalam sebuah pementasan sendiri, salah satu hal paling umum dalam sebuah pementasan teater adalah sebuah naskah. Naskah sendiri merupakan unsur yang sebenarnya tidak mutlak harus selalu ada dalam teater, karena dalam teater pun tidak jarang para penggiat teater melakukan pentas accidental dimana mereka hanya melakukan improvisasi dalam pementasan yang mereka lakukan. Namun, secara umum sebuah pementasan selalu berdampingan dengan sebuah naskah.

Dalam artikel penulisan naskah 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar