RESUME KELOMPOK 2
KONFLIK DIDALAM ORGANISASI
Konflik
adalah suatu proses sosial antara beberapa orang atau lebih dimana satu pihak
berusaha menyingkirkan pihak lain. Didalam suatu organisasi konflik akan
terlihat jika kita tidak serius dalam menjalankan suatu organisasi tersebut.
Sumber konflik didalam suatu organisasi umumnya terjadi karena perbedaan
individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
cara
berfikir seseorang pasti berbeda-beda dan kadang satu individu mudah sekali
merubah pikiran sehingga akan memperlambat untuk mencapai tujuan awal
organisasi.
Cara
menyelesaikan konflik yang baik :
1. Integrating (Problem Sloving)
Cara ini
digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi. Biasanya digunakan
karena masalah kesalahpahaman.
2. Obliging (Smoothing)
Cara ini
digunakan untuk mendorong suatu organisasi agar terjadinya kerjasama.
3. Dominating (Forcing)
Biasanya
orang yang menggunakan cara ini cenderung menggunakan taktiknya.
4. Avoiding (menghindar)
Cara ini
cocok untuk menyelesaikan masalah yang sepele atau rendah.
5. Compromising
Cara ini
cocok digunakan untuk menangani masalah yang melibatkan para anggota organisasi
yang memiliki tujuan berbeda tapi mereka mempunyai kekuatan yang sama.
Pertanyaan :
1. Berikan contoh
konflik dalam organisasi dan cara menanganinya !
Jawab :
Contoh konflik dalam organisasi yaitu perbedaan pendapat dalam pemilihan pengurus
baru. Cara menanganinya dapat dilakukan dengan cara penyelesaian masalah mulai
dari Integrating (Problem Sloving),
Obliging (Smoothing), Dominating (Forcing), Avoiding (menghindar), dan
Compromising tergantung dari besar kecilnya masalah tersebut.
2. Bagaimana tanggapan
kalian tentang sidang saat pemilihan ketua DPR ?
Jawab :
Tanggapan saya adalah seharusnya sebagai wakil rakyat bisa menjaga sikapnya dan
memberikan contoh yang baik bagi warganya walaupun ingin mengemukakan pendapat
dan ada perbedaan pendapat dengan para anggota sidang seharusnya juga bisa
mengikuti tata tertib sidang dan menjaga kondisi agar sidang bisa berjalan
dengan baik.
3. Bagaimana dampak
organisasi menyelesaikan konflik yang baik dengan cara problem sloving ?
Jawab :
Dampaknya sangat tidak baik bagi suatu organisasi karena membutuhkan waktu yang
lama dalam penyelesaian masalah. Karena dengan cara ini penyelesaikan masalah kita harus
mengidentifikasi permasalahannya terlebih dahulu, kemudian mempertimbangkan, dan
menganalisa permasalahan tersebut lalu memilih alternatif pemecahan masalah
yang sesuai.
4. Contoh konflik yang
meninggalkan partai Gerindra, tindakan tersebut menurut anda benar atau salah ?
Jawab :
Untuk konflik ini saya tidak tahu tindakan yang dilakukan Bapak Ahok benar atau
salah karena saya tidak begitu paham tentang politik.
5. Diantara 5 penyelesaian masalah, cara yang paling
efektif dalam menyelesaikan konflik yang mana?
Jawab :
Menurut saya cara yang paling efektif dalam penyelesaian konflik tidak ada
karena dalam menyelesaikan konflik harus ada tingkatan-tingkatan dalam
penyelesaiannya tergatung dari masalahnya. Namun cara yang paling disarankan
adalah cara compromissing, karena seimbang antara kepentingan pribadi dengan
kepentingan orang lain, sehingga tidak ada pihak yang egois ataupun ingin
menang sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar