Kamis, 06 November 2014

Indonesia Bukan Negara MISKIN














Banyak orang punya pendapat bahwa Indonesia adalah negara miskin, dan oleh karena itu tidak mungkin kualitas sekolah di sini bisa setara dengan kualitas sekolah di Australia. Mohon maaf, tapi dari mana anda semua dapat kesan itu bahwa Indonesia miskin? Jelaskan, apa yg tidak ada di Indonesia? Kekayaan alam sangat luar biasa, luas, berkualitas tinggi, dan mengalahkan banyak negara lain. Laut yang luas dan ikan yang banyak, hutan yg luas, kayu yg berkualitas, batu bara, timah, emas, minyak, gas bumi, dan berapa banyak yg lain? Sumber daya manusia besar, dan pasar dari kelas menengah di dalam negeri cukup untuk hidupkan banyak bisnis dan industri, tanpa perlu ekspor.

Lalu? Berkali-kali ada berita ttg Jenderal TNI dan Jenderal Polisi yg punya rekening berisi puluhan sampai ratusan triliun rupiah, tanpa perlu menjelaskan asal usulnya. Ada pejabat, politikus dan elit bisnis yang punya segitu juga. Saat krismon 1998, terjadi kasus BLBI yg habiskan ratusan triliun rupiah, yang semuanya merupakan “uang rakyat” tapi dikasih ke bank, bukan ke sekolah.

Di sisi lain, banyak sekolah ambruk, fasilitas minimal, kelas padat, gaji guru kecil, buku, internet dan komputer tidak ada (bahkan listrik tidak ada), dan investasi di bidang pendidikan untuk masa depan bangsa seminimal mungkin. Tapi sekaligus ada banyak proyek yg menguntungkan beberapa pihak saja (spt proyek UN, proyek kurikulum 13, proyek buku teks, dll.)

Indonesia negara miskin? Tidak bisa mencapai kualitas sekolah yg dibangun oleh Australia? Jawaban saya terhadap pendapat itu: SAMPAH! (Maaf kasar). Apa hebatnya orang bule sana, sehingga mereka bisa bangun gedung sekolah yg awet puluhan tahun? Tidak membutuhkan kehebatan itu! Hanya membutuhkan KEPEDULIAN terhadap kualitas kerja, profesionalisme, dan sikap menolak korupsi terhadap dana rakyat.

Indonesia BUKAN negara miskin. Indonesia mungkin saja lebih kaya dari Australia. Tetapi ketika kekayaan itu DICURI oleh semua orang yg bisa mendapatkan akses terhadap dananya, 200 juta orang dewasa DIAM, TAKUT dan PATUH, sesuai dgn apa yg diajarkan oleh guru sekolahnya selama 12 tahun!! Kalau seandainya guru mengajarkan semua siswa utk peduli pada sesama, peduli pada masa depan bangsa, dan peduli pada keadilan, saya yakin negara ini sudah bisa lebih maju daripada Amerika, Jepang atau Jerman.

Yang merugikan rakyat Indonesia hanya satu: Rakyat Indonesia!! Ini bukan negara miskin! Tetapi anda semua MEMILIH untuk bersikap diam, takut dan patuh ketika kekayaan milik anak bangsa Indonesia dicuri…! Buat apa Sukarno dan kawan2nya berjuang memberikan kemerdekaan kalau anda semua tetap hidup dalam keadaan takut dan patuh selama ratusan tahun lagi?
Wassalam,
Gene Netto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar