Jumat, 18 Maret 2016

PULANG




Judul                 : Pulang
Penulis              : Tere Liye
Penerbit            : Republika Penerbit
Kota terbit        : Jakarta

Cetakan VII     : November 2015

BAB 1

Si Babi Hutan

Kisah ini dimulai dua puluh tahun silam, saat usiaku
lima belas.
Sejak pagi, kampung tanah kelahiranku ramai. Dua
bulan lagi ladang padi tadah hujan akan panen. Pucuk
padi menghijau terlihat di lereng-lereng bukit. Hutan lebat
menghadang di atasnya, berselimutkan kabut. Dedaunan
masih basah, embun menghias tepi-tepinya. Udara terasa
dingin, uap keluar setiap kali menghembuskan napas. Tiga
mobil dengan roda berkemul lumpur merapat di depan
rumah bapak. Hanya mobil tertentu yang bisa melewati
jalanan terjal Bukit Barisan, lepas hujan deras tadi malam.
Dua belas orang lompat dari mobil-mobil itu. Mereka
memakai sepatu bot, celana tebal, jaket, topi, terlihat gagah.
Tapi, yang paling menyita perhatianku, mereka membawa
senapan. Itu bukan kecepek, senapan api rakitan kampung
yang pernah kulihat, melainkan senjata api milik pasukan
militer.
Otakku langsung berpikir, jangan-jangan di ransel

mereka juga ada bertampuk granat. Tapi itu berlebihan,
aku mengusap wajah yang terkena jaring laba-laba.
Demi melihat mobil-mobil itu, bapakku beringsut
turun dari anak tangga. Ia berpegangan, menyeret kaki–
nya yang lumpuh satu seraya tertawa lebar mendekati
rombongan. Aku jarang melihat bapakku yang sakitsakitan
tertawa selepas itu. Biasanya dia lebih banyak
mengomel, marah-marah. Salah satu dari rombongan itu
mendekat, sepertinya pimpinan mereka, juga ikut tertawa
lebar. Mereka berpelukan dan menepuk bahu, seperti
sahabat lama.
“Samad, lama sekali kita tidak bertemu,” orang itu,
dengan mata sipit, berseru. Usianya kutilik sebaya dengan
bapak, berkisar lima puluh. Tubuhnya pendek, gempal, hanya sepundak bapak.
Bapak terkekeh. Balas menepuk punggung.
“Bagaimana perjalanan kalian, Tauke Muda?”
“Buruk, Samad. Tadi malam kami hampir tersesat.
Satu mobilku juga hampir terguling ditelan lembah gelap.
Satu lagi pecah bannya, masih tertinggal di belakang.
Semoga tiba di sini sebelum petang atau rencana kami jadi
tertunda. Mobil itu membawa tiga ekor anjing pemburu.
Astaga! Bagaimana ceritanya kau bisa tinggal di sini,
Samad?
Jauh dari mana pun, seperti di ujung bumi.

Susah sekali kami menemukannya. Dan menjadi petani?
Sejak kapan orang yang hanya mengenal berkelahi bisa
menanam padi, hah? Kau pukul padinya?”
“Panjang ceritanya, Tauke Muda.” Bapak tertawa lagi,
menggenggam lebih kokoh tongkatnya, “Kalian naiklah
Orang bermata sipit itu mengangguk. Berseru me–
merintah rombongannya.
Aku berdiri di dekat anak tangga, mendengar
percakapan. Beberapa warga kampung lain juga ikut
menonton keramaian. Mereka berdiri di halaman rumah
bapakku, tertarik menatap mobil jip dengan roda besarbesar.
Jarang sekali mobil masuk kampung kami.
Aku tahu siapa rombongan ini, aku sudah diberi tahu
bapak sejak sebulan lalu. Akan ada pemburu dari kota
yang datang. Mereka akan berburu babi hutan.
Kampung kami ini sebenarnya tidaklah seperti desa
yang kalian kenal. Kami menyebutnya talang. Hanya ada dua atau tiga puluh rumah panggung dari kayu, letaknya
berjauhan dipisahkan kebun atau halaman. Jika hendak
memanggil tetangga, kalian bisa membuka jendela lantas
berteriak sekencang mungkin—itulah kenapa intonasi
orang pedalaman Sumatera terdengar kasar. Tahun ini
babi hutan menyulitkan kami. Mereka banyak sekali dan
menyerbu ladang. Jika tidak diatasi, ladang padi yang
susah payah dirawat bisa rusak binasa. Meski tiap malam
ladang padi dijaga, dipasangi kaleng pengusir, juga
dilingkari pagar kokoh, hasilnya percuma. Babi-babi itu
selalu punya cara masuk, tidak takut suara kaleng, dan
jumlah mereka puluhan atau mungkin ratusan. Tetua
kampung sudah menyerah, tapi bapak tidak. Dia bilang
akan meminta bantuan pemburu dari kota.
“Apakah kita harus membayar mereka, Samad?” Tetua
kampung bertanya cemas.
Bapak menggeleng dalam pertemuan sebulan lalu,
“Tidak sepeser pun, Bang. Mereka memang suka berburu
babi. Itu hobi orang kota. Mungkin beberapa babi
akan dibawa oleh mereka, untuk dimakan. Hanya itu
bayarannya.”
Aku yang juga ikut di pertemuan, langsung bisa
menyimpulkan. Itulah pasti orang-orang yang boleh
makan babi. Karena mamakku di rumah bilang berkalikali,
babi haram dimakan.
“Bujang!” Bapakku berseru dari atas, sudah naik teras
rumah panggung, “Kau bantu mamak kau menyiapkan
makanan. Jangan hanya berdiri tak guna di bawah sana.”
Aku mengangguk, segera menaiki anak tangga.
Lima belas menit berlalu, dua belas pemburu itu
sudah duduk di atas hamparan tikar. Senjata api mereka diletakkan berbaris di balai bambu. Juga ransel, senter
besar, tali, jaring, dan peralatan lain. Aku segera tahu,
menilik gerakan cekatan, mereka pastilah pemburu
berpengalaman. Yang tidak aku duga adalah, bapakku
ternyata kenal dekat dengan pimpinan rombongan ini.
Mereka duduk berdekatan di sudut tikar, bercakap seperti
sahabat lama tak bersua.
“Kemari kau, Bujang,” bapakku berseru lagi.
Aku yang sedang mengangkat ceret berisi kopi panas
menoleh.
“Ayo!” Bapakku melotot, tidak sabaran.
Aku bergegas melangkah ke sudut tikar.
“Ini anakku, Tauke Muda,” Bapak menunjukku.
“Usianya lima belas. Namanya Bujang.”
“Ah, jadi ini anak laki-lakimu, Samad?” Orang
bermata sipit itu menatapku dari ujung kepala hingga
kaki, “Tubuhnya gagah besar seperti bapaknya. Sudah
seperti pemuda dewasa. Matanya hitam tajam. Aku suka
dia. Kelas berapa kau sekarang?”
Bapakku menggeleng, tertawa, “Tidak sekolah. Seperti
bapaknya.”
Orang bemata sipit masih menatapku, “Kemari,
Bujang. Lebih dekat.”
Aku melangkah lagi, duduk dengan lutut di tikar.
“Apakah kau pandai berburu babi hutan seperti
bapakmu?”
“Jangan harap.” Bapak terkekeh, memotong jawaban,
“Dia bahkan tidak pernah masuk hutan sendirian. Mamak–
nya sangat pencemas.
Semua serba dilarang, takut sekali

anaknya terluka. Mentang-mentang anak satu-satunya.”
Orang bermata sipit mengangguk-angguk takzim.
“Kau mau ikut berburu nanti petang?”
Aku mengangguk dengan cepat—bahkan sebelum
melihat ekspresi wajah bapak yang duduk di sebelah.
“Bagus sekali! Mari kita lihat seberapa hebat kau di
dalam sana. Bapak kau ini dulu, adalah pemburu yang
hebat. Berikan senapan padanya, dia akan menjatuhkan
satu per satu babi.”
Itu percakapan yang terlalu cepat. Bahkan sebelum
aku menyadarinya, aku telah memperoleh tiket emas yang
selama ini aku idamkan. Setengah jam kemudian, di dapur. Wajahnya
yang berkeringat karena sedang memasak gulai, nampak
masam. Tapi bapak meyakinkan kalau semua baik-baik
saja. Mereka bicara khusus tentang izin berburu untukku.
Mamak melengos, menatap kuali berasap.
“Ayolah, Midah. Tauke Muda memintanya sendiri,
dan harus berapa kali aku bilang, kita tidak bisa menolak
permintaannya. Aku berutang segalanya.”
Mamak hanya diam, menyeka pelipis. Tapi sepertinya
dia bisa memahaminya, dan akhirnya mengalah. Hal yang
jarang sekali dia berikan jika menyangkut diriku.
“Jangan buat aku malu, Bujang.” Bapak menatapku
tajam. Ia kemudian melangkah ke depan, kembali ber–
gabung dengan rombongan dari kota.
Aku mengangguk. Aku tahu maksud tatapan bapak.
Mamak mencengkeram lenganku, berbisik lembut,
“Mamak mengizinkanmu pergi. Tapi berjanjilah, kau
hanya menonton di hutan sana, Nak. Kau tidak akan
melakukan apa pun. Hanya menonton yang lain berburu.”
Aku mengangguk. Aku juga tahu maksud tatapan
mamak.
“Jangan lakukan hal bodoh di rimba sana! Kau dengar,
Bujang?” Mamak memastikan.
Sekali lagi aku mengangguk.
Siang hari, lepas matahari tergelincir di titik puncak–
nya, mobil keempat akhirnya tiba di halaman rumah.
Penumpangnya hanya dua orang. Sisanya, tiga ekor anjing
pemburu diturunkan. Anjing-anjing berbadan besar itu
menyalak galak, membuat ramai halaman. Beberapa
pemburu berusaha menahan rantai yang terikat di leher
anjing, berusaha menenangkan. Sepertinya anjing-anjing
ini bersemangat, seolah bisa merasakan babi-babi di dekat
mereka. Beberapa pemuda kampung juga telah tiba. Ada
delapan orang, empat di antaranya datang dari talang
lain yang jaraknya belasan kilometer. Ladang mereka juga
terganggu oleh hama babi hutan, jadi mereka menawarkan
diri membantu.
Semua orang makan siang di hamparan tikar teras
rumah panggung. Mamak mengeluarkan masakan yang
dia siapkan sejak kemarin. Juga tetangga, mereka ikut
membawakan makanan. Rumah bapak semakin ramai.
Lepas makan, mereka bersiap-siap untuk terakhir
kalinya. Para pemburu mengenakan ransel, memeriksa
perlengkapan, dan menyambar senapan. Persis pukul tiga
sore, para pemburu siap berangkat.
Aku memegang kokoh tombak yang dipinjamkan
bapak. Tombak itu terbuat dari kayu trembesi dengan
ujung logam tajam. Kakiku tidak mengenakan alas apa
pun, tidak punya. Lagipula, anak kampung lebih suka
masuk hutan dengan telanjang kaki.
“Jaga anakku, Tauke Muda. Atau mamaknya akan
marah melihatnya pulang terluka walau sesenti,” bapak
menepuk bahu orang bermata sipit.
Orang itu menggeleng, “Kau keliru, Samad. Dialah
yang akan menjagaku. Seperti yang pernah kau lakukan
untuk ayahku dulu.”
Bapak tersenyum, mengangguk.
Aku berdiri di belakang, mendengarkan.
Setelah sejenak basa-basi, kami akhirnya berangkat.
Mamak berdiri di atas anak tangga bersama ibu-ibu lain,
menatapku penuh rasa cemas. Aku melangkah mantap
mengikuti rombongan. Mulai mendaki lereng, melewati
jalanan setapak, menuju jantung rimba Sumatera.
Anjing pemburu kembali menyalak bersahutan setelah
kami berjalan setengah jam masuk hutan. Penciuman
mereka yang tajam langsung tahu di mana babi-babi itu
berada. Rombongan dipecah tiga, sesuai jumlah anjing.
Aku ikut orang bemata sipit, teman lama bapak, bersama
dua pemburu bersenjata api, dan tiga pemuda kampung.
Ini mengasyikkan sekali. Atmosfer perburuan segera
terasa. Langit-langit rimba Sumatera terasa lembap. Kami
berlarian mengikuti gerakan anjing. Menyibak semak,
melompati sungai kecil, batang kayu melintang, meniti tubir lembah, mendaki, dan meluncur. Ke mana pun anjing
itu berlari, kami ikut berlari di belakangnya.

Bapakku bergurau saat bilang aku tidak pernah sendirian masuk ke
hutan, karena sebenarnya aku sangat mengenal hutan ini.
Jika mamakku tidak tahu, aku sering sembunyi-sembunyi
pergi berkelana di dalam rimba. Kadang sendirian, kadang
bersama anak-anak talang lainnya. Tubuhku melesat
lincah, tidak kalah dengan pemburu lain.
Lima belas menit sejak rombongan berpisah menjadi
tiga, anjing kami mulai menyalak berbeda, tanda dia telah
menemukan mangsa. Benar saja, satu menit kemudian,
dua ekor babi terlihat di atas lereng, masih empat puluh
meter lagi dari kami. Babi-babi itu menguik. Menyadari
bahaya mengancam, mereka segera lari lintang-pukang.
“Dua orang bergerak ke kanan! Sisanya ikut denganku
ke kiri!” Orang bermata sipit menyuruh dua pemburu dan
tiga pemuda talang berpencar. “Kepung babi-babi itu.
Jangan biarkan lolos.”
Kami segera mengejar, mendaki lereng bukit. Lima
menit dengan napas tersengal, kami berhasil membuat
babi itu tersudut. Suara senapan meletus susul-menyusul,
dua babi itu akhirnya terkapar di tanah.
Darah merah

membuat basah dedaunan kering. Kami beranjak
mendekat, menatap dua ekor babi itu. Tidak besar, paling
seberat delapan puluh kilogram.
“Selamat, Bujang. Ini babi buruan pertama kita.”
Tauke Muda menepuk pundakku.
Aku mengangguk.
“Kita bergerak lagi!” Tauke Muda berseru ke pemburu
dan pemuda talang.
Kami hanya sebentar memeriksa, lantas meninggal–
kan begitu saja dua babi itu. Kami segera mencari buruan
berikutnya. Anjing menyalak tidak sabaran. Rantainya
kembali dilepas, kaki-kakinya melesat berlarian di antara
rapatnya pepohonan.
Waktu itu, berjalan cepatdan tidak terasa. Dua jam berburu,
sudah enam belas babi terkapar. Lima belas di antaranya
ditembak mati, dan satu lainnya terkena tombak pemuda
talang. Kami terus bergerak, efisien, dan tanpa ampun.
Babi-babi ini tidak punya kesempatan untuk menghindar,
apalagi melawan. Pemburu ini menghabisi setiap babi
yang terlihat, termasuk yang masih kecil, menguik tidak
berdaya.
Menjelang petang, hujan turun. Rombongan berhenti,
pemburu membuka ransel.
“Kau kenakan jaket hujan ini, Bujang.” Tauke Muda
melemparkan jaket gelap.
Aku mengangguk.
“Kau sepertinya pendiam sekali, Bujang. Tidak
pernah kulihat kau bicara sejak tadi. Bahkan tersenyum
pun tidak.” Tauke Muda menatapku.
Aku tidak berkomentar, mengenakan jaket hujan.
Kami segera melanjutkan perburuan. Empat babi
hutan berikutnya menyusul terkapar, ukurannya semakin
besar. Matahari akhirnya terbenam di kaki langit sana,
hutan semakin gelap. Para pemburu mengeluarkan
senter dan memasangnya di kepala, membuat cahaya
menyambar ke sana-kemari di antara pepohonan. Hujan
turun semakin deras. Meski dengan jaket hujan sekalipun,
aku tetap basah kuyup.

Aku tidak tahu apa kabar dua rombongan lain,
mungkin mereka juga sudah menembak banyak babi. Kami
terus bergerak masuk ke dalam rimba. Pohon semakin
besar dan tinggi. Lumut menumpuk, pakis dan perdu
berukuran raksasa membuat gerakan terhambat. Aku tidak
Malam itu usiaku memang baru lima belas, tapi
fisikku tinggi besar seperti seorang pemuda. Usiaku memang masih anak-anak, tapi di darahku mengalir pekat
keturunan seorang jagal paling mahsyur seluruh Pulau
Sumatera. Bapakku belum bercerita, tapi besok lusa aku
akhirnya tahu legenda hebat itu. Adalah Kakekku jagal
mahsyur itu. Bisikkan nama Kakekku satu kali di lepau
tuak, maka satu kota akan memadamkan lampu karena
gentar. Sebutkan nama Kakekku satu kali di balai bambu.



BAB 2



Janji Kepada Mamak

Esoknya, bapak dan mamak saling bertengkar dibelakang rumah.
'' apa yang kau harapkan dari anak laki-lakimu mumidah?akan kukirim dia mengaji dengan tuanku imam? akan ku kirim dia ke kampung halaman tempatkau lahier kerabatmu hanya akan tertawa melihatnya, bagus mereka tidak meludahinya.
mamak menangis diam diam '' lihat lah aku midah lihat!, sejak kecil aku berusaha melupakan asal keturunanku, belajar mengaji dan bermalam di surau. aku SUDAH BERYUSAHA MELEPASKAN SEMUA CATATAN GELAP MILIK KELUARGAKU.
merekatuidak bisa menerima keadan jikaku berbeda dengan bapakku
karna yang paling menyakitkan aku harus pergi meninggalkan mu seluruh cinta kita hancur
aku duduk memeluk lutut dipojok dapur mendengar seluruh percakacapan
mamak diam kehabisan kata-kata . bapak menggengam jari mamak kali ini berkata lirih. biarkan dia pergi dengan restumu agar langkah kakinya ringan.
'' apakah kau inginpergi bujang, suara mamak bernanda sedih''
aku menatap wajah lelah mamak. siang itu mamah membuntaliku pakain dan mengikhlaskan kepergianku.
''kau boleh melupakan mamak, kau boleh melupakan seluruh kampung ini apapun yg kau lakukan bujang berjanjilah kau jangan makan daging babi''. selamat tinggal,samad''
aku menatap wajah bapak terakhir kalinya. bapak tersenyum '' semalat tinggal samad''


BAB 3

Shadow Economy


DUA PULUH TAHUN MELESAT CEPAT.
Ruanganv dengan nuansa tradisonal itu terlihat nyaman. lantai mamrmernya mengkilap
ada meja marmer terbuat dari kayu jati pilihan danlukisan karya maestro ternama. pintu ruangan di buka, aku menoleh berdiri di kursi dua orangmasuk salah satunya sosok yang paling sering di liput
dan diberitakan di media nasional belakangan. Wajahnya menghiasi layar kaca, surat kabar, dunia maya ia mengenakan kemeja putih lengan panjang.
''sekali lagi, bapak calon pesidenaku tidak datang untuk minum, dan jelas sekali aku tidak datang untuk berbasa-basi. Suaraku menggantung di ruanga.
orang dengan kemeja putih itu terdiam. hanya sebentar, kemudian kembali tersenyum hangat ikhlas seseorang yang pandai mengendlikan diri. aku tau keahlian itu sangat di perlukan bagi orang yang memerlukan suara. aku harusnya berkampanye di kota ini ''orang-orang memanggilku babi hutan, aku jawab dengan santai.
kali ini rangan yang penuh menjadi lengangang, ekspresi orang berkemeja putih berubah sekarang.
tidak ada yang melucu saat ini,baiklah kalau begitu apa yang kubisa bantu. aku meraih sesuatu dari jas ku. menariknya adalah seberapa besar shadow economy? aku meletakan majalah terkemuka di dunia yang berisi orang-orang terkenal.
daftar orang-orang terkaya ini adalah lelucon, meski di tulis besar-besar dengan headline, seratus orang terkaya bandingkan dengan nilai teransaksi.
'' satu darisekian banyak kapal milik keluarga shadow economy. bahkan satu diantara 12 lembar
milik shadow economy. ada lebih dari 400 juta ternaga kerja di negri ini bekerja untuknya.
jika dia adalah jagal dunia hitam maka tak kelak lagi dia adalah jagal nomer 1 jenius kuat dan di takuti. itulah penyebab aku membatalkan kampanye di kotaku.


BAB 4

Penunggu Kuda Suku Bedouin


Mobil sedan hitam gelap yang kukendarai meluncur di jalan padat ibu kota, gesit melintas diselal sela pengendara lain. telfon berdering di sebelah jok
''hallo bujang kau ada di mana sekarang?''
''  menuju bandara basyir''
''kau telah selsai mengurus si nomer 2''
''ya''
''ada masalah apa? kau butuh bantuanku''
''tidak''
basyir tergelak sebentar di seberang telefon, dia seperti melihat hantu
ku  pikir kau akan menyumbang dana ratusan miliyar , aku harus tiba dihongkong
sebelum jam 8 malam, aku sudahseparuh perjalanan menuju bandara
kau bisa menggantikan ku. basyir adalah orang pertama saatku tiba di kota provinsi, duapuluh tahun lalu 4 mobil jeep melintas saat gerimis wajahku menempel di jendela mobil
sambil menatap lampu jalanan yang di bungkus hujan.



Jumat, 13 November 2015

Pengertian Diksi dan Contoh Kalimat Efektif

Diksi adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan. Diksi  atau Plilihan kata mencakup pengertian kata – kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata – kata yang tepat atau menggunakan ungkapan – ungkapan, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.
Fungsi Diksi 
Fungsi Pilihan kata atau Diksi adalah Untuk memperoleh keindahan guna menambah daya ekspresivitas. Maka sebuah kata akan lebih jelas, jika pilihan kata tersebut tepat dan sesuai. Ketepatan pilihan kata bertujuan agar tidak menimbulkan interpretasi yang berlainan antara penulis atau pembicara dengan pembaca atau pendengar, sedangkan kesesuaian kata bertujuan agar tidak merusak suasana. Selain itu berfungsi untuk menghaluskan kata dan kalimat agar terasa lebih indah. Dan juga dengan adanya diksi oleh pengarang berfungsi untuk mendukung jalan cerita agar lebih runtut mendeskripsikan tokoh, lebih jelas mendeskripsikan latar waktu, latar tempat, dan latar sosial dalam cerita tersebut.
makna kata dapat dibedakan menjadi:
a. Makna denotasi dan Makna konotasi
Merupakan denotasi merupakan makna yang sesungguhnya yang sesuai dengan pengertian kamus besar bahasa Indonesia. Contoh: kata “miskin”, dalam pengertian denotasi artinya ialah keadaan seseorang yang kurang dalam hal finalsial. Sementara itu makna konotasi yaitu makna lain atau makna yang bukan sebenarnya yang mungkin hanya dapat dimengerti oleh beberapa orang saja yang bersangkutan. 
Contoh: kata “alarm” dalam kalimat, “ kamu selalu datang tepat waktu,  alarm jam kamu bagus”.  Kata alarm dalam kalimat tersebut merupakan kata konotasi untuk menunjukkan makna kata “disiplin”.  Kata konotasi yang bertujuan untuk memuji disebut knotasi positif sedangkan konotasi yang mengejek atau menyindir disebut konotasi negatif. 
b. Makna leksikal dan makna gramatikal
Yaitu makna yang sesuai dengan hasil observasi atau yang memang nyata dalam kehidupan. Contoh: bakteri Salmonella sp. Menyebabkan penyakit tipus. Sedangkan makna gramatikal yaitu makna kata yang menyatakan makna jamak, menunjukkan suatu jumlah. Contoh: ada buku-buku baru di perpustakaan. Artinya ialah banyak buku baru yang datang di perpustakaan.
c. Makna referensial dan nonreferensial
Yang dimaksud dengan makna referensial yaitu kata yang mengacu atau menunjukkan kepada sesuatu. Contoh: buku biologi ada di Rak no. 7. Kata “rak no.&” merupakan frase yang menunjukkan makna referensial. Sedangkan makna nonreferensial adalah kebaikan dari kata referensial. contoh: baru saja aku membaca buku itu, tetapi aku lupa meletakkannya. Kata “tetapi” merupakan kata yang menunjukkan makna nonreferensial. 
d. Makna konseptual dan makna asosiatif
Makna konseptual merupakan makna suatu kata yang menunjukkan deskripsi kata tersebut. Contoh: pangeran pergi menunggang unta. Kata “unta” memilki makna konseptual yaitu binatang gurun berkaki empat yang dapat dijadikan sebagai alat transportasi. Sedangkan makna asosiasi merupakan makna kata yang menunjukkan hubungan yang terkait dengan kata tersebut. Contoh: kata merah memiliki hubungan berani sedangkan kata merpati dihubungkan (asosiasi) dengan kesetiaan.
e. Makna kata dan makna istilah 
Makna kata akan terlihat jelas ketika kata tersebut digunakan dalam sebuah kalimat. contoh: kata “dingin” dapat berarti mengenai suhu atau cuaca, atau menunjukkan sikap seseorang. Sementara itu makna istilah merupakan makna yang bersifat pasti atau mutlak. Hal ini karena makna istilah hanya digunakan dalam bidang-bidang tertentu. Contoh: kata dingin di atas jika digunakan dalam bidang ilmu pengetahan alam maka memiiki makna pasti menunjukkan suatu suhu.



                   KALIMAT EFEKTIF, CIRI - CIRI, dan CONTOH KALIMAT EFEKTIF

Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan. Dalam wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun, dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri dengan intonasi akhir. Sedangkan dalam wujud tulisan berhuruf latin, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. (.), tanda tanya (?) dan tanda seru (!). Sekurang-kurangnya kalimat dalam ragam resmi, baik lisan maupun tertulis, harus memiliki sebuah subjek (S) dan sebuah predikat (P). Kalau tidak memiliki kedua unsur tersebut, pernyataan itu bukanlah kalimat melainkan hanya sebuah frasa. Itulah yang membedakan frasa dengan kalimat. Disini, kalimat dibagi menjadi dua, yaitu :
Efektif mengandung pengertian tepat guna, artinya sesuatu akan berguna jika dipakai pada sasaran yang tepat. Pengertian efektif dalam kalimat adalah dan ketepatan penggunaan kalimat dan ragam bahasa tertentu dalam situasi kebahasaan tertentu pula. Beberapa definisi kalimat efektif menurut beberapa ahli bahasa :
1. Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif, gramatikal, dan sintaksis saja, tetapi juga harus hidup, segar, mudah dipahami, serta sanggup menimbulkan daya khayal pada diri pembaca. (Rahayu: 2007)
2. Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan jelas sehingga dengan mudah dipahami orang lain secara tepat. (Akhadiah, Arsjad, dan Ridwan:2001)
3. Kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi kriteria jelas, sesuai dengan kaidah, ringkas, dan enak dibaca. (Arifin: 1989)
4. Kalimat efektif dipahami sebagai kalimat yang dapat menyampaikan informasi dan informasi tersebut mudah dipahami oleh pembaca. (Nasucha, Rohmadi, dan Wahyudi: 2009)
5. Kalimat efektif di pahami sebagai sebuah kalimat yang dapat membantu menjelaskan sesuatu persoalan secara lebih singkat jelas padat dan mudah di mengerti serta di artikan. (ARIF HP: 2013)
Dari beberapa uraian di atas dapat diambil kata kunci dari definisi kalimat efektif yaitu sesuai kaidah bahasa, jelas, dan mudah dipahami. Jadi, kalimat efektif adalah kalimat yang sesuai dengan kaidah bahasa, jelas, dan mudah dipahami oleh pendengar atau pembaca.
Kalimat efektif syarat-syarat sebagai berikut:
1.secara tepat mewakili pikiran pembicara atau penulisnya.
2.mengemukakan pemahaman yang sama tepatnya antara pikiran pendengar atau pembaca dengan yang dipikirkan pembaca atau penulisnya.

Contoh kalimat efektif :
1. Saran yang di kemukakannya kami akan pertimbangkan ( tidak efektif )
Seharusnya : Saran yang dikemukakannya akan kami pertimbangkan.
2. Sejak dari pagi dia bermenung ( tidak efektif )
Seharusnya : Sejak pagi dia bermenung.


Kamis, 12 November 2015

Pengertian tentang Musik

Seni musik adalah salah satu cabang seni yang menggunakan olah vokal, melodi, harmoni, ritme, dan tempo sebagai sarana mengekspresikan perasaan atau emosi penciptanya. Seni musik saat ini telah menjadi salah satu sarana hiburan terpopuler seiring dengan perkembangan teknologi saat ini. Seni musik terdiri dari alunan musik dari alat musik dan beberapa menggunakan olah vokal. Dalam bahasa Inggris, “seni” disebut art dan “musik” disebut music.



1. Definisi Seni Musik

Seni musik berasal dari dua kata, yaitu “seni” dan “musik”. Seni adalah hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang diwujudkan dalam berbagai sarana. Sedangkan musik adalah hasil pengolahan suara, melodi, harmoni, ritme, vokal, dan tempo. Jadi, secara harfiah seni musik adalah hasil cipta, rasa, dan karsa mausia yang diwujudkan dalam olahan suara, melodi, harmoni, ritme, vokal, dan tempo.

Tidak ada arti kata seni musik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Namun terdapat arti kata seni suara yang memiliki makna paling dekat dari seni musik. Arti kata seni suara menurut KBBI adalah seni olah suara atau bunyi (nyanyian, musik, dsb).

2. Asal Mula Kata Seni Musik

Etimologi kata “seni” berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti “penyembahan, pelayanan, pemberian”. Ada juga yang mengatakan bahwa asal mula istila “seni” berasa dari bahasa Belanda genie yang berasal dari bahasa Latin yang berarti “jenius”.

Sedangkan etimologi kata “musik” berasal dari bahasa Inggris music yang berasal dari bahasa Yunani mousikê. Mousikê merujuk kepada semua seni yang dipimpin oleh Muses yang berupa musik dan puisi.

3. Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli

Saya sengaja bedakan pengertian seni musik dan pengertian musik. Banyak sekali para ahli yang mencoba memberikan pengertian seni musik menurut pandanganya masing-masing. Salah satunya adalah Suhastjarja. Pengertian seni musik menurut Suhastjarja adalah pengungkapan rasa keindahan seorang manusia yang diwujudkan di dalam nada atau bunyi yang pada akhirnya menghasilkan ritme dan harmoni.


Rekor Dunia Diciptakan Indonesia di Carneigie Hall


Rekor Dunia Diciptakan Indonesia di Carneigie Hall

20 Oktober 2015 kemarin beberapa rekor dunia berhasil diciptakan oleh para seniman Indonesia pada "Resital Indonesia Pusaka" di panggung gedung kesenian paling bergengsi masa kini, CARNEGIE HALL di New York, Amerika Serikat.
Untuk pertama kalinya 11 pianis muda asal Indonesia (yang termuda baru berusia 10 tahun) mempergelar karya-karya komponis Indonesia, Jaya Suprana, antara lain "Uro-Uro", "Fantasi Arum Dalu", "Sonata Sekar Setaman", "Untuk Ayla", "Fragmen", "Tembang Alit", "Aforisma", "Geguritan", "Dedemit", "Tri Reminiskenza" dialunkan dalam panggung Carnegie Hall. Kemudian juga untuk pertama kali di dunia, tarian BEDAYAN TEMBANG ALIT karya koreografer Dewi Sulastri dipergelar oleh ansambel senitari Indonesia Pusaka pimpinan Aylawati Sarwono dengan iringan olahan musik gamelan atas karya Jaya Suprana : TEMBANG ALIT ditampilkan di panggung Carnegie Hall sebagai gedung kesenian paling bergengsi di dunia masa kini .
Kemudian mata acara diakhiri dengan medley lagu-lagu daerah pulau Jawa termasuk lagu Gambang Suling mahakarya mahaguru Jaya Suprana, Ki Nartosabdho yang dipergelar secara sangat memikat oleh paduan suara ARMONIA yang beranggotakan para ibu dengan yang tertua berusia 78 tahun. Sebelumnya ARMONIA telah tampil di panggung Sydney Opera House dan UNESCO Paris. Sebagai penutup karya Jaya Suprana termutakhir INDONESIA dipergelar oleh ARMONIA sebagai pergelaran-perdana-dunia World Premiere di panggung Carnegie Hall. Penonton tidak mau meninggalkan ruang pergelaran sebelum segenap seniman berjoget bersama diiringi Untuk Ayla dalam irama dangdut yang kemudian ditutup secara final dengan alunan lagu INDONESIA oleh seluruh seniman secara sangat mengharukan sehingga tak sedikit hadirin di Carnegie Hall tak mampu menahan linangan air mata.
Akhirnya hadirin baru mau keluar ruang konser setelah diusir oleh manajemen Carnegie Hall sebab sudah melampaui batas waktu pukul 22.00 waktu New York. Maka resital INDONESIA PUSAKA menciptakan rekor baru yaitu pergelaran di mana para hadirin harus diusir keluar ruang konser setelah pergelaran selesai. Maka paripurnalah rekor dunia pada pergelaran bersejarah tersebut sebagai pergelaran seni tari dan seni musik Indonesia yang baru pertama kali diselenggarakan di panggung Carnegie Hall dengan keseluruhan karsa dan karya kebudayaan Indonesia

Inilah 4 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Tubuh



Untuk itulah, pada kesempatan kali ini penulis ingin memberikan sedikit artikel bahaya merokok bagi kesehatan. Setidaknya artikel ini bisa membantu dalam rangka mengampanyekan bahaya merokok dan membangun kesadaran untuk berhenti merokok. Sebab dalam rokok tersebut terkandung lebih dari 4000 jenis bahan kimia berbahaya bagi kesehatan, mulai dari nikotin maupun zat lainnya yang bisa menyebabkan kanker dan zat beracun bagi tubuh lainnya. Bahaya merokok bagi kesehatan bukan saja bagi perokok tetapi bagi orang sekitar karena efek asap rokok atau perokok pasif. Orang-orang yang merokok mereka belum tahu tentang pengertian kesehatan sesungguhnya. Bagi mereka merokok adalah hal yang sudah biasa lumrah, jika sehari tanpa merokok mulut mereka seakan kecut dan tidak enak.
Penyakit Akibat Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

Seperti yang dijelaskan diatas, bahwa banyak sekali zat kimia yang sifatnya racun terdapat dalam sebatang rokok. Apabila dalam sehari kita menghabiskan 6 batang atau setengah bungkus sudah berapa racun yang dihisap? Kemudian racun itu terakumulasi dari bertahun-tahun menjadi perokok, tentu hal ini hampir sama akibatnya dengan bahaya narkoba. Untuk itulah, sebaiknya Anda ketahui sekarang juga beberapa penyakit berbahaya yang diakibatkan oleh rokok, seperti pada uraian bahaya merokok bagi kesehatan tubuh di bawah ini:

  1. Penyakit paru-paru
Efek dari perokok yang paling pertama merusak organ tubuh akibat asap rokok adalah paru-paru. Asap rokok tersebut terhirup dan masuk ke dalam paru-paru sehingga menyebabkan paru-paru mengalami radang, bronchitis, pneumonia. Belum lagi bahaya dari zat nikotin yang menyebabkan kerusakan sel-sel dalam organ paru-paru yang bisa berakibat fatal yaitu kanker paru-paru. Bahaya merokok bagi kesehatan ini tentu sangat beresiko dan bisa menyebabkan kematian. Maka sebaiknya sebelum hal itu terjadi lebih baik berhenti merokok dari sekarang juga. Bukankan lebih baik mencegah daripada mengobati? Dengan demikian sebelum terjadi penyakit bahaya tersebut sebaiknya cegah dengan berhenti merokok.
  1. Penyakit impotensi dan organ reproduksi
Efek bahaya merokok bagi kesehatan lainnya adalah bisa mengakibatkan impotensi, kasus seperti ini sudah banyak dialami oleh para perokok. Sebab kandungan bahan kimia yang sifatnya beracun tersebut bisa mengurangi produksi sperma pada pria. Bukan hanya itu saja, pada pria juga bisa terjadi kanker di bagian testis. Oleh sebab itu, sebelum hal itu terjadi maka kurangi secara perlahan konsumsi rokok Anda. Terutama untuk usia remaja karena efek bahaya merokok bagi kesehatan remaja yang bisa menyebabkan resiko tidak memiliki keturunan. Sedangkan pada wanita yang merokok, efek dari rokok juga bisa mengurangi tingkat kesuburan wanita.
  1. Penyakit lambung
Hal yang terlihat sepele ketika menghisap rokok adalah aktifitas otot di bawah kerongkongan semakin meningkat. Otot sekitar saluran pernafasan bagian bawah akan lemah secara perlahan sehingga proses pencernaan menjadi terhambat. Bahaya merokok bagi kesehatan juga bisa dirasakan sampai ke lambung, karena asap rokok yang masuk ke sistem pencernaan akan menyebabkan meningkatnya asam lambung. Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka bukan tidak mungkin akan menjadi penyakit yang lebih kronis seperti tukak lambung yang lebih sulit diobati. Tentu jika Anda sudah mengetahui resiko ini kesadaran untuk berhenti merokok bisa semakin tinggi.
  1. Resiko stroke
Pada perokok aktif bisa saja menderita serangan stroke, karena efek samping rokok bisa menyebabkan melemahnya pembuluh darah. Ketika pelemahan tersebut terjadi dan kerja pembuluh darah terhambat bisa menyebabkan serangan radang di otak. Hal itulah yang bisa beresiko terjadi stroke meskipun orang tersebut tidak ada latar belakang darah tinggi atau penyakit penyebab stroke lainnya. Penyebab stroke tersebut bersumber dari kandungan kimia berbahaya seperti nikotin, tar, karbon monoksida dan gas oksidan yang terkandung dalam rokok. Sehingga bahaya merokok bagi kesehatan terkena stroke hampir 505 terjadi pada seorang perokok aktif.
Oleh sebab itu, mengingat bahaya rokok yang mengintai kita kapan saja, maka sejak saat ini, mari kita bulatkan tekad anti terhadap rokok. Jangan sampai korban meninggal akibat rokok semakin banyak dan jangan sampai kita menjadi salah satu korbannya. Demikianlah sedikit makalah bahaya merokok bagi kesehatan semoga bermanfaat untuk kita semua. Jangan ragu dan jangan pernah kembali menjadi pecandu rokok bila Anda sudah bisa berhenti merokok. Karena kadang untuk bisa sembuh dari pecandu perjuangannya sangat berat apalagi pada seorang yang sudah pecandu rokok. Mari ajak teman-teman Anda untuk semakin giat melakukan kampanye bahaya merokok bagi kesehatan tubuh kita.

4 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Sehari-Hari


Cara menjaga kesehatan tubuh sangat banyak sekali, mulai dari cara alami maupun dengan metode modern menggunakan alat yang berteknologi canggih. Memang sehat itu mahal, banyak orang yang rela menghabiskan uang banyak untuk memiliki tubuh yang sehat atau ingin sembuh dari penyakit supaya kembali sehat. Namun, banyak dari mereka yang tidak tahu bahwa ada cara alami untuk tetap bisa memiliki tubuh yang sehat. Tentunya dengan cara menjalani pola hidup yang sehat dan alami, sayangnya banyak orang yang saat ini justru menjalani pola hidup yang kurang sehat.



Cara Menjaga Kesehatan Secara Alami

Banyak aktifitas keseharian kita yang tanpa kita sadari adalah aktifitas yang memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Misalnya dengan aktifitas pola tidur yang baik, pola makan yang baik dan pola keseharian yang baik. Hal itu jika benar-benar dilakukan sangat menjamin tubuh kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Cara menjaga kesehatan seperti ini bahkan tidak perlu mengeluarkan uang yang banyak untuk tetap sehat dibanding dengan cara modern dan instan. Cara alami tersebut juga bisa menjadi cara menjaga kesehatan tubuh mulai dari paru-paru, jantung, mata, dan lainnya. Adapun cara-cara tersebut bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  1. Olah raga rutin
Banyak yang menganggap olah raga itu melelahkan dan membuat tubuh jadi lelah, misalnya olah raga berlari pada pagi hari. Padahal aktifitas olah raga tidak harus dilakukan dengan cara aktifitas yang melelehkan, apa lagi jika Anda termasuk orang yang jarang olah raga. Anda bisa melakukan tips menjaga kesehatan dengan gerakan ringan di pagi hari, senam atau jalan santai di pagi hari. 1000 langkah setiap hari sangat banyak manfaatnya untuk kesehatan. Cara menjaga kesehatan dengan olah raga rutin bisa membantu membakar kalori dan lemak yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, jika Anda rutin olah raga juga akan memiliki tubuh yang ideal karena timbunan lemak dalam tubuh bisa berkurang saat terjadi pembakaran kalori.


  1. Makan teratur dan minum air putih
Kadang banyak orang yang sudah asik dengan pekerjaan sehari-hari sampai melalaikan waktu makan, mereka menjadi tidak teratur dalam waktu makan. Sehingga pola makan sering berubah-0rubah bahkan ada yang melewatkan waktu makan. Padahal cara menjaga kesehatan dengan pola makan teratur itu sangat penting. Orang yang menderita penyakit mag sering disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur. Selain itu, menu makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga harus memenuhi standar nutrisi yang sehat dan lengkap. Kurangi jenis menu makanan berat atau makanan berlemak dan hindari jenis makanan instan, karena banyak kandungan bahan kimia yang tidak baik untuk tubuh baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Konsumsi air putih dalam keseharian juga sangat penting bagi tubuh, dalam sehari saat beraktifitas tubuh kita membutuhkan cairan. Ginjal membutuhkan cairan ketika bekerja menyaring racun dan senyawa aktif untuk dikonversi menjadi zat yang berguna untuk tubuh kita. Ketika tubuh kurang cairan, kerja ginjal menjadi berat. Tubuh mudah lelah dan tidak konsentrasi, untuk itulah cara menjaga kesehatan kita tidak boleh menyepelekan air putih. Minum kurang lebih 8 gelas atau minimal 1 liter setiap hari sesuai kebutuhan cairan dalam tubuh kita. Air putih juga bisa menjadi cara menghilangkan jerawat secara alami.
  1. Mengkonsumsi obat herbal
Jangan pernah menggunakan obat yang menggunakan bahan kimia buatan, lebih baik menggunakan metode tradisional atau obat herbal. Banyak sekali bahan alami yang berguna untuk menjaga kesehatan dan mengobati ketika kita dalam keadaan sakit. Misalnya adalah madu, sari alami dari lebah ini memiliki 1000 manfaat untuk cara menjaga kesehatan tubuh sehari-hari. Minum 1 sendok madu setiap hari maka Anda akan merasakan khasiatnya, mulai dari khasiat untuk kesehatan pernafasan, anti kanker, menurunkan kolesterol dan manfaat lain. Dengan minum madu secara rutin tubuh juga menjadi fit dan terhindar dari jenis-jenis virus yang sering menyerang kekebalan tubuh kita.
  1. Menjalani pola hidup sehat
Dewasa ini pola hidup terutama di kalangan remaja banyak menunjukkan cara hidup yang tidak sehat. Merokok, minuman keras bahkan narkoba sudah menggerogoti kaum muda di masyarakat kita. Padahal sudah sangat jelas bahaya merokok bagi kesehatan tubuh, miras dan narkoba akan menyebabkan kecanduan, penyakit dan kematian. Cara menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat sangat mempengaruhi masa depan kita dan hari tua kita. Pecandu narkoba dan miras serta rokok bisa dipastikan usianya lebih pendek dan rentan terkena penyakit dibanding orang yang menjalani hidup sehat tanpa narkoba dan miras. Ini adalah tantangan kaum muda dalam cara menjaga kesehatan reproduksi, menjaga pergaulan yang sehat dan berpegang teguh pada ajaran agama.
Selain hal diatas, masih banyak contoh cara menjaga dan menjalani hidup sehat lainnya yang manfaatkan sangat dirasakan untuk kesehatan tubuh kita. Semoga ulasan singkat ini bermanfaat untuk Anda semua, bisa membangkitkan semangat untuk menjalani pola dan cara menjaga kesehatan tubuh sehari-hari secara alami.

Senin, 09 November 2015

Menggambar Di Udara




“Menggambar Di Udara”

Pernah dengar istilah sketch? Sebuah teknik yang dilakukan oleh para desainer untuk membuat ‘gambaran’ baru atas ide ataupun sesuatu yang nantinya akan dihasilkan dalam bentuk nyata maupun visual. Senangnya melihat perkembangan seni dari masa ke masa adalah bahan maupun alat yang digunakan semakin unik dan beragam.

Seniman asal Portugis, David Oliveira menggunakan kawat untuk ‘menggambar’ di udara. Uniknya, hasil karya David ini sebenarnya sebuah sculpture namun terlihat menyerupai sketsa yang dibuat menggunakan pensil di atas sebuah kertas. 

Bagaimana Oliveira bisa menciptakan karya-karya ini? Ia mengaku, pemahaman akan objek adalah hal yang sangat penting. Ketika “menggambar” sebuah binatang, Oliveira harus bisa memahami anatomi binatang tersebut.
Rupa dari binatang ini terbuat dari puluhan meter kawat yang dipilin tanpa bantuan mesin. Oliveira juga tidak menggunakan bahan lain seperti perekat, pelapis atau tambahan apapun. Meskipun kesulitan membentuk rupa binatang dari kawat, pada akhirnya Oliveira mencapai proporsi yang luar biasa dari bentuk hewan ini.
This surely a masterpiece series! What do you think?

Bisa dicoba dirumah ye, Ini karya alig banget.