Minggu, 29 Maret 2015

Bekerjasama Dalam Kelompok




     Kelompok adalah suatu bentuk kerjasama dalam tim atau kelompok yang mempunyai tujuan bersama dan berkomitmen untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Dalam sebuah tim yang dibutuhkan adalah kemauan untuk saling bergandeng-tangan menyelesaikan pekerjaan. Bisa jadi satu orang tidak menyelesaikan pekerjaan atau tidak ahli dalam pekerjaan A, namun dapat dikerjakan oleh anggota tim lainnya. Inilah yang dimaksudkan dengan kerja tim, beban dibagi untuk satu tujuan bersama, Saling mengerti dan mendukung satu sama lain merupakan kunci kesuksesan dari teamwork. Jangan pernah mengabaikan pengertian dan dukungan ini. 

Dalam sebuah kelompok tidak boleh ada yang egois atau mementingkan dirinya sendiri kita harus saling membantu dan mendukung satu sama lain karena itulah salah satu kunci dalam bekerjasama dalam kelompok.




PENGERTIAN KELOMPOK MENURUT BEBERAPA AHLI :

1.      Menurut Homans (1950) : kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak, sehingga tiap orang dapat berkomunikasi dengan semua anggota secara langsung.

2.      Menurut Merton, kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi sesuai dengan pola yang telah mapan, sedangkan kolektiva merupakan orang yang mempunyai rasa solidaritas karena berbagai niai bersama dan yang telah memiliki rasa kewajiban moral untuk menjalankan harapan peran.

3.       Menurut Achmad S. Ruky, Kelompok adalah sejumlah orang yang berhubungan (berinteraksi) antara satu dan yang lainnya, yang secara psikologis sadar akan kehadiran yang lain dan yang menganggap diri mereka sebagai suatu kelompok.

4.      Menurut  Muzafer Sherif, Kelompok  adalah kesatuan  yang terdiri dari dua atau lebih individu yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur, sehingga di antara individu itu sudah terdapat pembagian tugas, struktur dan norma-norma tertentu.

5.      Menurut De Vito (1997) : kelompok merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara relatif mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka. Kelompok mengembangkan norma-norma, atau peraturan yang mengidentifikasi tentang apayang dianggap sebagai perilaku yang diinginkan bagi semua anggotanya.



1.Keuntungan yang dapat diperoleh dari bekerjasama


Beberapa keuntungan yang dapat dipetik dari kerjasama antara lain :
• memperingan tugas yang harus dipikul oleh masing-masing pihak;
• menghemat tenaga, pikiran dan dana yang biasanya sangat terbatas dalam setiap kegiatan;
• dengan dana, tenaga, pikiran yang tersedia, dapat menghasilkan lebih banyak;
• lebih memberi kemungkinan pada seluruh pihak untuk mengembangkan kemampuan dalam rangka menuju terbangunnya kemanusiaannya.


2.Kerjasama


Kerjasama akan dapat menambah tanggung-jawab pengurus dalam melakukan tugas dengan baik, dan menambah kepuasan jika berhasil menyelesaikan tugas masing-masing.  Kerjasama menjadi efektif  jika :

  1. Pengurus perlu memahami segala ketentuan dan mekanisme kerja yang ditetapkan.
  2. Setiap pengurus diharapkan ikut memecahkan masalah
  3. Pengurus perlu menyadari kemungkinan saran yang diajukan oleh Bidang lain untuk Bidang mereka.
  4. Mengenali masalah dari Bidang lain, sehingga dapat membantu memberikan sumbangan bagi Bidang tersebut.

3. Permasalahan dalam kelompok


Pola dan perilaku yang tidak efektif bagi kelompok kerja, antara lain :

  1. Saling tidak menyetujui tindakan pengurus Bidang lain.
  2. Mempertahankan pendapat masing-masing secara kaku atau menolak gagasan pihak lain tanpa alasan yang jelas, atau menarik diri jika pendapatnya tidak disetujui
  3. Tidak mau membantu, masalah pengurus bidang lain
  4. Menjatuhkan kawan sesama Pengurus
  5. Memaksakan usulan tanpa kejelasan manfaatnya atau jika usulan dilaksanakan, maka akan meningkatkan biaya besar atau makin mempersulit proses kerja.






Kamis, 27 November 2014

RESUME KELOMPOK 6



RESUME KELOMPOK 6

ARTI PENTING KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI



Organisasi adalah susunan secara teratur dari berbagai bagian-bagian untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam suatu organisasi anggota-anggotanya harus jelas. Organisasi itu mengandung unsur yang membentuk kelompok agar suatu tujuan tersebut tercapai. Fungsi kepemimpinan salah satunya yaitu menyampaikan informasi kepada anggotanya. Selain itu pemimpin harus memberikan motivasi kepada para anggotanya yang pasif agar bisa aktif kembali. Seseorang pemimpin juga harus mempunyai wibawa, jika tidak mempunyai wibawa biasa saja anggotanya semena-mena terhadap pemimpinnya. Dizaman sekarang ini sudah jarang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Kebanyakan dari mereka hanya menginginkan jabatan saja. Salah satu contoh jenis kepemimpin yaitu pemimpin negara. Banyak yang mengatakan bahwa Pemimpin dan Kepala itu sama padahal sebenarnya Pemimpin dan Kepala itu berbeda. Pemimpin adalah orang yang dipilih oleh kelompoknya sendiri sedangkan Kepala adalah orang yang diangkat dengan aturan tertentu. Tanpa adanya kepemimpinan suatu organisasi tidak akan ada yang mengatur jalannya sebuah organisasi dan jika ada masalah akan terjadi hambatan karena tidak ada yang memberikan pendapat atau aspirasinya untuk mengatasi masalah tersebut.




Pertanyaan :


   1. Jelaskan tipe kepemimpinan Presiden yang ada di Indonesia !

Jawab :

Ir. Soekarno adalah presiden yang mempunyai tipe kharismatik.

     BJ. Habibie adalah presiden yang mempunyai tipe demokratik dan          cerdik.
-   Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden yang mempunyai tipe otoriter, demokratis,dan juga kharismatik.



  2. Jika terjadi perbedaan pendapat apa kebijakan yang dilakukan dan berikan contoh kasusnya !

Jawab : Seorang pemimpin harus bisa mengetahui konfliknya apa dan cara menanganinya dengan melakukan pendekatan. Jika tidak bisa dengan cara pendekatan bisa diberikan surat peringatan sampai 3kali dan kalu memang tetap tidak bisa juga harus dikeluarkan dari organisasi tersebut namun jika sama-sama salah antara angggota dan atasannya harus diberikan optional apakah ingein tetep bertahan dalam organisasi tersebut atau keluar dari organisasi tersebut.



   3.  Faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan!

Jawab : 

-    Faktor Kemampuan Personal

Seorang pemimpin yang mendapatkan jiwa kepemimpinan dari sejak lahir biasanya akan lebih hebat daripada yang ditanamkan dari sekolah.

-    Faktor Jabatan

Suatu perusahaan ada yang namanya Manajer, HRD, dan lain-lain. Ia mempunyai kemampuan kepemimpinan yang sama namun mempunyai jabatan yang berbeda.



   4. Apakah ada jiwa kepemimpinan otoriter?

Jawab : ada, salah satu contohnya M. Khadafi adalah seorang presiden yang mempunyai jiwa kepemimpinan otoriter. Beliau bisa mengayomi rakyatnya.










RESUME KELOMPOK 5


RESUME KELOMPOK 5





PERUBAHAN DAN PERKEMBANGAN ORGANISASI



Perubahan bisa terjadi kapan saja.  Faktor-faktor perubahan organisasi ada 2 yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal itu berasal dari luar dan faktor internal itu berasal dari dalam. Dampak dari perubahan dan perkembangan organisasi itu ada 2 yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positifnya masyarakat bisa menyukai organisasi tersebut karena bisa saja dalam organisasi itu tidak adanya masalah sedangkan dampak negatifnya dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Dalam sebuah organisasi kita harus tahu apa saja tahapan-tahapan yang akan kita buat dalam melakukan perubahan dan perkembangan organisasi. Salah satunya yaitu mengidenntifikasi masalah yang ada dalam organisasi tersebut.



Pertanyaan :



1.Sebutkan cara menghindari penghambatan dalam melakukan perubahan organisasi!

Jawab :

-          Mempersiapkan faktor-faktor yang mendukung perubahan organisasi.

-          Memberikan penjelasan tentang keuntungan adanya perubahan, dampak positifnya, dan akibatnya.

-          Meyakinkan bahwa perubahan organisasi adalah suatu usaha untuk mencapai kesempurnaan disegala hal.





2.Sebutkan organisasi yang sedang berkembang dan sebutkan dampaknya!

Jawab : Salah satu organisasi yaitu adalah petugas pembersihan paku dijalan raya. Dampaknya bagi masyarakat tentu sangat baik.



3.Dalam organisasi apakah ada cara untuk melakukan perubahan organisasi tersebut ?

Jawab : Ada, yaitu dengan cara:

-    Mengadakan perubahan struktur organisasi, struktur organisasi itu adalah salah satu komponen yang menjadi sasaran perubahan.

-    Mengubah sikap dan perilaku dengan pembinaan, pengembangan pendidikan dan latihan pegawai.

-    Mengubah tata aliran kerja.



 4.Apa yang membuat organisasi itu berubah, dan apakah perubahan itu akan menjadi    lebih baik?


Jawab : Yang membuat suatu organisasi itu berubah yaitu karena tujuannya. Iya, karena suatu organisasi itu menjadi lebih baik dengan adanya suatu tujuan.



5.Faktor apa yang sangat mempengaruhi dalam perubahan dan perkembangan organisasi


Jawab : Faktor eksternal contohnya organisasi yang terjadi dalam pemerintah diluar      memaksa harus berubah dan faktor internal contohnya hubunhan antara atasan dengan  anggotanya terjadi perbedaan pendapat dalam masalah yang ada didalam suatu perusahaan.


6. Apa yang terjadi bila perubahan dan perkembangan suatu organisasi itu tidak berjalan dengan baik ?


Jawab : cepat atau lambat suatu organisasi itu akan hilang, karena organisasi tersebut tidak mau melakukan suatu perubahan. Kita harus melakukan suatu perubahan tidak boleh kaku dan egois.