Rabu, 27 April 2016
Serapan Bahasa Belanda yang di gunakan di inonesia
Kata Serapan Bahasa Belanda yang digunakan dalam Bahasa Indonesia.
1. Amateur : Amatir
2. Akte : Akte
3. Atleet : Atlet
4. Berichten : Berita
5. Chocolade : Coklat
6. Koelkast : Kulkas
7. Kamer : Kamar (ruangan)
8. Schakelaar : Saklar
9. Knopje : Kenop
10. Kraan : Keran
11. Kubus : Kubus
12. Doos : Dus
13. Zwak : Soak (Lemah)
14. Bout : Baut
15. Etalage : Etalase (Jendela)
16. Pantoffel : Pantofel (Sepatu)
17. Wastafel : Wastafel
18. Band : Ban
19. Fabriek : Pabrik
20. Stroom : Setrum
21. Karton : Karton
22. Kwast : Kuas
23. Soepel : Supel (Mudah Bergaul)
Kata Serapan Bahasa Portugis yang digunakan dalam bahasa Indonesia adalah:
1. Arena : Arena
2. Armada : Armada
3. Banco : Bangku
4. Varanda : Beranda
5. Bandeira : Bendera
6. Boneca : Boneka
7. Dança : Dansa
8. Garfo : Garpu
9. Igreja : Gereja
10. Campo : Kampung
11. Camisa : Kemeja
12. Carreta : Kereta
13. Mesa : Meja
14. Manteiga : Mentega
15. Dona : Nona
16. Donha : Nyonya
17. Falso : Palsu
18. Pellouro : Peluru
19. Alfinete : Peniti
20. Festa : Pesta
21. Fita : Pita
22. Escola : Sekolah
23. Sapato : Sepatu
24. Trigo : Terigu
25. Tolo : Tolol
26. Trocar : Tukar
Kata Serapan Bahasa Inggris yang digunakan dalam bahasa Indonesia.
1. Application : Aplikasi
2. Actor : Aktor
3. Aquarium : Akuarium
4. Bus : Bis
5. Ballon : Balon
6. Card : Kartu
7. Book : Buku
8. Campus : Kampus
Selasa, 19 April 2016
Koal Kumal
Identitas Buku
Judul : Koala Kumal
Pengarang : Raditya Dika
Tebal halaman : 247 halaman
Tahun terbit : 2014
Cetakan ke : Dua
Penerbit : Gagas Media
Tempat Terbit : Jakarta
Harga : Rp. 59.500
Banyak Bab : 13
Siapa yang tidak mengenal Raditya Dika, Penulis sekaligus comica dan sutradara ini sudah mengeluarkan sebanyak 6 buku. Semuanya bergenre sama dikemas secara apik dalam balutan komedi. Penulis yang bangga memamerkan tampang uniknya ini berhasil melahirkan “koala Kumal” dengan selamat sebagai bukunya yang ke 7, dan baru rilis 17 januari 2015 kemarin. Dengan ciri khasnya memakai nama hewan sebagai judul bukunya, bang Dika yakin bahwa bukunya akan bernasib sama dengan buku-bukunya sebelumnya laris manis dipasaran atau bahkan lebih baik. Terlebih saat bang Dika dan para krunya mengadakan pre order pada tanggal 15 Desember 2014, ribuan buku koala kumal bertanda tangan plus bonus kaos ludes dalam waktu kurang lebih 3 jam. Begitu banyak penggemar yang antusias menyambut kelahiran karyanya yang ke 7.
Koala kumal ini bercerita seputar patah hati, dari bang Dika yang masih SD kemudian ketika SMA sampai jadi mahasiswa atau bahkan yang masih hangat-hangatnya setahun yang lalu. Semuanya dikupas dan dituangkan disini. Dari bab pertama menceritakan tentang persahabatan antara bang Dika, Bahri dan Dodo yang membuatnya beralih dari video game ke petasan jangwe lalu berakhir pada layangan “Layangan hijau yang putih itu melayang lemah tanpa arah, seperti abege yang gagal move on” . Pada bab 2 menceritakan adegan lucu yang harus diambilnya pada pembuatan film Cinta Brontosaurus, gila ini adegan asli diambil dari kutipan bokapnya. Mungkin agak kurang pantas jika di kutip disini, penasaran ? baca ya(koala kumal). Bang Dika tanpa ragu dan secara blak-blakan menulis apa yang ingin dia tulis, benar-benar membuat pembaca ngakak tanpa henti. Kombinasi komik yang diselipkan dalam beberapa cerita di buku ini membuatnya terlihat menarik dan menyegarkan mata. Dalam twitternya, bang Dika mengatakan bahwa favorite part nya adalah “Perempuan tanpa Nama” pada bab 8 halaman 117. Perempuan tanpa nama, jelas menggambarkan orang-orang yang berhasil ditemuinya tanpa diketahui namanya. Ada tiga perempuan yang disebutkan disini, perempuan pertama yang ditemuinya di tempat makan (olahan ayam). Waktu itu bang Dika masih duduk di bangku SD, dan dia naksir sama perempuan yang duduk di meja sebelahnya. Dika hanya diam saja, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dia bahkan bolak-balik ke toilet, masih nongkrong padahal minuan sudah habis hanya demi melihat perempuan berkucir kuda itu. Akhirnya dia harus menelan pahit begitu melihat punggung perempuan itu menjauh dan hanya bisa mengenalnya sebagai perempuan tanpa nama. Yang ke dua, perempuan tanpa nama hadir di pesawat yang mengantarnya terbang ke Bali. Ya, dia seorang pramugari cantik putih tinggi sudah pasti perfect dimata bang Dika. Tapi, belum saja kenal dan tahu namanya salah seorang penumpang pesawat menegurnya di toilet “Mas kalau kencing jangan berceceran dong” disini tawa beradu. Pramugari itu menatapnya jijik, dan mengalah membersihkan toiletnya. Kasihan sekali bang Dika jadi korban fitnah, umur 18 tahun mau dapat perempuan cantik, gagal lagi gagal lagi. Dan perempuan tanpa nama yang terakhir adalah yang ditemuinya di tempat perbelanjaan, bang Dika ngumpet-ngumpet diantara baju-baju yang dijual demi bisa lihat perempuan itu diam-diam. Mengingat sudah 2 kali gagal kenalan dengan perempuan yang ditaksir, kali ini bang Dika memberanikan diri. Dengan gaya sok tajir membawa banyak baju, bang Dika justru disangka pelayan toko tersebut. Betapa memalukan bang !! Buang muka lo !! Kadang pembaca yang membaca part ini pun turut berduka pada pengorbanan bang Dika. Setidaknya pasti diantara para pembaca pernah mengalaminya.
Banyak lagi bab-bab seru di buku koala kumal ini. Bahasanya tidak susah, bisa segala umur karena lekat dengan kehidupan sehari-hari. Sayangnya beberapa cerita klimaksnya kurang greget, seperti pada bab “Balada lelaki tomboi, panduan cowok menghadapi penolakan dan aku ketemu orang lain”. Part yang keren dan diksinya apik, akan tetapi kalimat utuk klimaksnya kurang kresss. Pada bab penutup bang Dika dengan cerdik menulis alasan melih judul Koala Kumal. Digoresnya sedikit kisah, dimana mantannya tidak lagi sama seperti dulu dan mengumbar sinyal balikan. Bang Dika teringat dengan koala yang ditemukannya di stitus internet, koala yang meninggalkan hutan sebagai tempat tinggalnya namun ketika ia kembali tempatnya terasa berbeda. Dari sanalah akhirnya diambil
Mimpi sejuta dolar
judul : Merry Riana – Mimpi Sejuta Dolar
Pengarang : Alberthiene Endah
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tempat Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : Cetakan kedua 2011
Jumlah Halaman : 362 Halaman
Harga : Rp 35.000,-
Biografi Pengarang Alberthiene Endah penulis kelahiran 16 September di Bandung ini, sebagai penulis biografi, skenario dan fiksi. Memulai karier menulis majalah HIDUP pada tahun 1993. Tahun 1994 – 2004 menjadi redaktur di Majalah Femina. Sejak tahun 2004- 2009 menjadi pemimpin Redaksi Majalah PRODO. Sejumlah biografi telah ia tulis, diantaranya Seribu Satu KD, Panggung Hidup Raam Punjabi, Anne Avantie: Aku Anugerah dan lain sebagainya. Penulis juga pernah membuat buku edukasi popular: 1001 Masalah Transportasi Indonesia, ditulis bersama DR. Ir. Bambang Susantono MSE, MSCP, Wakil Menteri Perhubungan dan I.M. Eddy Soetrisno: There is No Shortcut to Success. Sarjana Sastra Belanda Universitas Indonesia ini telang menghasilkan sejumlah buku bestseller, yaitu Cewek Matre, Selebriti dan serial remaja Rockin Girls. Buku yang berjudul Jangan Beri Aku Narkoba mendapatkan penghargaan khusus dari Badan Narkotika Nasional dan meraih gelar juara pertama Adikarya Award 2005 dari IKAPI. Bukunya juga telah difilmkan dengan judul Drak Terakhir dan mendapat award dalam Bali Film Festival 2005. Penulis juga aktif menghasilkan skenario ratusan episode sinetron untuk televise Indonesia dan Malaysia. Tahun 2009, penulis mendapatkan anugerah wanita inspiratif Dhe Can Award. Saat ini penulis aktif menjadi pembicara di seminar-seminar mengenai penulisan, menjadi dosen tamu di berbagai universitas dan mengelola production bouse yang memproduksi film televise. Perbandingan Jenis Buku yang Pernah dibuat oleh Pengarang Perbandingan dengan buku yang lain contohnya novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar dengan Seribu Satu KD sangat berbeda. Didalam novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar sangat ditonjolkan bagaimana arti sebuah perjuangan untuk meraih kesuksesan dengan sebuah proses yang tidak mudah untuk dilakukan. Sedangkan Seribu Satu KD berisi tentang karier dan kehidupan sebenarnya dari sosok Krisdayanti yang tidak diketahui oleh semua orang. Kekhasan Sosok pengarang Kekhasan pengarang dalam membuat buku terutama pada buku biografi sangat bermanfaat. Karena buku biografi yang dibuat selalu menceritakan sosok yang inspiratif dan sangat memotivasi kita sebagai pembaca. Keunikan Buku Keunikan dari buku ini yaitu membawa pembaca seolah-olah menjadi pemeran utama dalam buku ini dan seolah-olah juga kita termotivasi tanpa disengaja oleh buku ini, terutama dengan perjalanan hidup Merry Riana telah yang menghipnotis kita dengan setelah kita membaca buku ini. Merumuskan Tema Buku Tema yang dapat diambil dari buku ini yaitu memaknai arti dari sebuah perjuangan yang tiada henti berputus asa dan selalu bermimpi sebelum berhasil meraih apa yang diimpi-impikan. Kritikan terhadap Buku Kritikan dari buku ini yaitu halaman buku yang terlalu tebal dengan inti cerita yang sudah bisa dimengerti pada setiab bab. Bab yang ada juga terlalu banyak dan ada isi bagian bab yang sama dengan bab yang lain, sehingga pembaca dapat mengetahui secara langsung jalan ceritanya. Tanpa harus membaca secara lengkap. Kesan terhadap Buku Kesan dari buku ini, Merry Riana terlalu ambisius terhadap mimpinya, selalu mengutamakan bagaimana cara untuk mendapatkan uang dan terus bangkit ketika jatuh atau ketika ditipu. Tapi dari keambisiusannya ini, Merry Riana pantang menyerah dan dapat meraih apa yang di impikannya seperti semboyannya yaitu BIG DREAM, dan pada akhirnya Merry Riana pun meraih $ 1000 dolar Singapura pada usia 26 tahun. Sipnosis Buku ini berjudul Merry Riana – Mimpi Sejuta Dolar. Buku ini diambil dari kisah nyata yaitu kisah perjalanan hidup Merry Riana. Perjalanan hidup yang tidak mudah, penuh dengan rintangan, tantangan dan pantang menyerah. Perjalanan hidup yang sangat menginspirasi para pembacanya untuk terus berusaha meraih kesuksesan seperti apa yang diinginkan dan diimpikan. Merry Riana memiliki ”Big Dreams” atau “Mimpi Besar”. Yaitu mimpi yang sama seperti orang lain pada umumnya yaitu “Sukses”. Saat ini Merry Riana menjadi seoarang Motivator Internasional di lingkup Asia dan Indonesia tentunya. Merry Riana sukses di negeri tetangga, Singapura. Merry Riana adalah seorang Enterpreneur dan Motivator. Merry Riana lahir dikeluarga sederhana. Ayah Merry adalah seorang pembisnis dan ibu Merry adalah ibu rumah tangga. Merry adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Perjalanan hidup Merry di Singapura berawal terjadi ketika kerusuhan besar di Jakarta tahun 1998 karena tragedi Trisakti. Saat itu Merry baru saja lulus SMA dan memiliki cita-cita untuk kuliah di Universitas Trisakti dan mengambil jurusan Teknik Elektro. Tapi keinginan Merry pun hancur karena tragedi tersebut. Kemudian ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke Singapura. Ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke Singapura karena pada saat itu Singapuralah tempat yang dianggap paling aman, jaraknya relatif dekat, sistem pendidikan yang bagus dan tidak ada pilihan yang lain. Merry mulai menjadi mahasiswa di Nanyang Techological University (NTU) jurusan Electronics Engineering (EEE) pada tahun 1998. Tanpa persiapan apapun untuk kuliah di Singapura, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris. Tanpa persiapan uang yang banyak, Merry akhirnya meminjam dana beasiswa sebesar $ 40.000 dolar Singapura dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja. Merry pun pernah mencari penghasilan diluar, yaitu dengan mulai dari membagikan pamphlet/brosur di jalan, menjadi penjaga toko dan pelayan Banquet di hotel. Merry pun menyadari bahwa hidupnya tidak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah. Merry pun kemudian memiliki BIG DREAM. “Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus mempunyai kebebasan financial sebelum usia 30 th. Dengan kata lain, harus menjadi orang sukses The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut” ujar Merry. Karena tak memiliki latar belakang pengalaman bisnis, Merry mengikuti berbagai seminar dan ikut serta dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis. Kemudian ia mencoba berbagai peluang bisnis. Percobaan yang dilakukan yaitu dengan bisnis pembuatan skripsi, MLM, mencoba bermain saham yang semuanya berakhir kegagalan. Merry pun mencoba untuk bisnis lainnya dan mengalami kerugian yang besar pula. Merry pun pernah terjatuh meski setelah terjatuh ia bangkit lagi dan mencoba peluang bisnis yang lainnya. Merry pun membulatkan tekad bahwa ia bekerja 14 jam dalam sehari. Dan akhirnya ia pun sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi, kartu kredit, deposito, tabungan dll. Dalam waktu enam bulan Merry dapat melunasi hutangnya kepada Universitas sebesar $ 40.000 dolar Singapura. Hingga tahun 2003, Merry dianugrahi Penghargaan Penasihat Baru Teratas. Ditahun 2004 ia pun meraih prestasi cemerlang yang membuatnya dipromosikan menjadi manajer dan masih banyak penghargaan lainnya. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer. Ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization). Akhirnya Merry Riana pun menghasilkan $ 1.000.000 dolar Singapura pada usia 26 tahun. Saat ini Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah, media masa di Singapura, juga sebagai Enterpreneur dan Motivator dibeberapa Negara di Asia Tenggara dan Indonesia tentunya. Saat ini Merry Riana sudah menikah dengan Alva Christoper pada tahun 2004. Alva adalah kakak tingkat sekaligus teman Merry di Nanyang Techological University. Dari pernikahan itu Merry dan Alva dikaruniai seorang putrid yang bernama Alvernia Mary Liu. Keunggulan dan Kelemahan Buku Kelebihan dari buku ini adalah terdapat kata-kata yang menginspirasi dan memotivasi pembaca untuk terus semangat dalam menggapai cita-cita yang diinginkan. Selain itu bahasa yang digunakann mudah dimengerti. Sedangkan kekurangan buku ini adalah halamannya yang cukub tebal, ada beberapa judul yang cerita di dalamnya hampir sama dan membuat pembaca bosan karena intinya sama saja. Rumusan Kerangka Buku Buku ini dapat dikategorikan tebal, namun dalam buku ini berisi tentang berbagai bab yang ceritanya berkelanjutan. Bab pertama “Tantangan Mengejutkan”, bab kedua “Dihadang Kesulitan”, bab ketiga “ Perjuangan-Perjuangan Awal”, bab keempat “Merealisasikan Resolusi”, bab kelima “Keputusan Ekstrem”, bab keenam “Pertemuan dengan Anthony Robbins”, bab ketujuh “Memburu Peluang”, bab kedelapan “Pintu Pun Terbuka”, bab kesembilan “1001 Penolakan”, bab kesepuluh “Jawaban Indah Itu Ada!”, bab kesebelas “Meraih 1 Juta Dolar”, bab keduabelas “Jurus-Jurus Sukses”, bab ketigabelas “Bahagia untuk Indonesiaku”. Tinjauan Bahasa Bahasa yang digunakan dalam buku ini sederhana dan mudah dipahami berbagai kalangan. Walaupun ada beberapa bahasa yang terlalu tinggi untuk dipahami oleh masyarakat kalangan umum biasa atau mahasiswa. Tetapi setelah membaca buku ini akan mengetahui jalan ceritanya secara langsung dikarenakan banaga yang digunakan sederhana dan mudah dipahami tidak bertele-tele. Penutup Sasaran yang dituju dalam buku ini adalah mahasiswa, masyarakat umum dan orang yang sedang merintis bisnis atau sedang mencari pekerjaan. Karena buku ini sangat memotivasi kita (pembaca) agar jangan menyerah, selalu berusaha dan optimis untuk melakukan sesuatu apa yang kita inginkan. Jatuh bangun dalam melaksanakan keinginan, cita-cita, kesuksesan itu hal biasa. Karena dengan kegagalan kita akan terus mencoba, memperbaiki kesalahan atau kekurangan apa yang kita miliki selama ini agar menjadi lebih baik dan kompeten.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/diananggriani27/resensi-novel-merry-riana-mimpi-seribu-dolar-karya-alberthiene-endah_5630497c3eafbd430781bd1e
Pengarang : Alberthiene Endah
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tempat Terbit : Jakarta
Tahun Terbit : Cetakan kedua 2011
Jumlah Halaman : 362 Halaman
Harga : Rp 35.000,-
Biografi Pengarang Alberthiene Endah penulis kelahiran 16 September di Bandung ini, sebagai penulis biografi, skenario dan fiksi. Memulai karier menulis majalah HIDUP pada tahun 1993. Tahun 1994 – 2004 menjadi redaktur di Majalah Femina. Sejak tahun 2004- 2009 menjadi pemimpin Redaksi Majalah PRODO. Sejumlah biografi telah ia tulis, diantaranya Seribu Satu KD, Panggung Hidup Raam Punjabi, Anne Avantie: Aku Anugerah dan lain sebagainya. Penulis juga pernah membuat buku edukasi popular: 1001 Masalah Transportasi Indonesia, ditulis bersama DR. Ir. Bambang Susantono MSE, MSCP, Wakil Menteri Perhubungan dan I.M. Eddy Soetrisno: There is No Shortcut to Success. Sarjana Sastra Belanda Universitas Indonesia ini telang menghasilkan sejumlah buku bestseller, yaitu Cewek Matre, Selebriti dan serial remaja Rockin Girls. Buku yang berjudul Jangan Beri Aku Narkoba mendapatkan penghargaan khusus dari Badan Narkotika Nasional dan meraih gelar juara pertama Adikarya Award 2005 dari IKAPI. Bukunya juga telah difilmkan dengan judul Drak Terakhir dan mendapat award dalam Bali Film Festival 2005. Penulis juga aktif menghasilkan skenario ratusan episode sinetron untuk televise Indonesia dan Malaysia. Tahun 2009, penulis mendapatkan anugerah wanita inspiratif Dhe Can Award. Saat ini penulis aktif menjadi pembicara di seminar-seminar mengenai penulisan, menjadi dosen tamu di berbagai universitas dan mengelola production bouse yang memproduksi film televise. Perbandingan Jenis Buku yang Pernah dibuat oleh Pengarang Perbandingan dengan buku yang lain contohnya novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar dengan Seribu Satu KD sangat berbeda. Didalam novel Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar sangat ditonjolkan bagaimana arti sebuah perjuangan untuk meraih kesuksesan dengan sebuah proses yang tidak mudah untuk dilakukan. Sedangkan Seribu Satu KD berisi tentang karier dan kehidupan sebenarnya dari sosok Krisdayanti yang tidak diketahui oleh semua orang. Kekhasan Sosok pengarang Kekhasan pengarang dalam membuat buku terutama pada buku biografi sangat bermanfaat. Karena buku biografi yang dibuat selalu menceritakan sosok yang inspiratif dan sangat memotivasi kita sebagai pembaca. Keunikan Buku Keunikan dari buku ini yaitu membawa pembaca seolah-olah menjadi pemeran utama dalam buku ini dan seolah-olah juga kita termotivasi tanpa disengaja oleh buku ini, terutama dengan perjalanan hidup Merry Riana telah yang menghipnotis kita dengan setelah kita membaca buku ini. Merumuskan Tema Buku Tema yang dapat diambil dari buku ini yaitu memaknai arti dari sebuah perjuangan yang tiada henti berputus asa dan selalu bermimpi sebelum berhasil meraih apa yang diimpi-impikan. Kritikan terhadap Buku Kritikan dari buku ini yaitu halaman buku yang terlalu tebal dengan inti cerita yang sudah bisa dimengerti pada setiab bab. Bab yang ada juga terlalu banyak dan ada isi bagian bab yang sama dengan bab yang lain, sehingga pembaca dapat mengetahui secara langsung jalan ceritanya. Tanpa harus membaca secara lengkap. Kesan terhadap Buku Kesan dari buku ini, Merry Riana terlalu ambisius terhadap mimpinya, selalu mengutamakan bagaimana cara untuk mendapatkan uang dan terus bangkit ketika jatuh atau ketika ditipu. Tapi dari keambisiusannya ini, Merry Riana pantang menyerah dan dapat meraih apa yang di impikannya seperti semboyannya yaitu BIG DREAM, dan pada akhirnya Merry Riana pun meraih $ 1000 dolar Singapura pada usia 26 tahun. Sipnosis Buku ini berjudul Merry Riana – Mimpi Sejuta Dolar. Buku ini diambil dari kisah nyata yaitu kisah perjalanan hidup Merry Riana. Perjalanan hidup yang tidak mudah, penuh dengan rintangan, tantangan dan pantang menyerah. Perjalanan hidup yang sangat menginspirasi para pembacanya untuk terus berusaha meraih kesuksesan seperti apa yang diinginkan dan diimpikan. Merry Riana memiliki ”Big Dreams” atau “Mimpi Besar”. Yaitu mimpi yang sama seperti orang lain pada umumnya yaitu “Sukses”. Saat ini Merry Riana menjadi seoarang Motivator Internasional di lingkup Asia dan Indonesia tentunya. Merry Riana sukses di negeri tetangga, Singapura. Merry Riana adalah seorang Enterpreneur dan Motivator. Merry Riana lahir dikeluarga sederhana. Ayah Merry adalah seorang pembisnis dan ibu Merry adalah ibu rumah tangga. Merry adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Perjalanan hidup Merry di Singapura berawal terjadi ketika kerusuhan besar di Jakarta tahun 1998 karena tragedi Trisakti. Saat itu Merry baru saja lulus SMA dan memiliki cita-cita untuk kuliah di Universitas Trisakti dan mengambil jurusan Teknik Elektro. Tapi keinginan Merry pun hancur karena tragedi tersebut. Kemudian ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke Singapura. Ayah Merry memutuskan untuk mengirim Merry ke Singapura karena pada saat itu Singapuralah tempat yang dianggap paling aman, jaraknya relatif dekat, sistem pendidikan yang bagus dan tidak ada pilihan yang lain. Merry mulai menjadi mahasiswa di Nanyang Techological University (NTU) jurusan Electronics Engineering (EEE) pada tahun 1998. Tanpa persiapan apapun untuk kuliah di Singapura, Merry sempat gagal dalam tes bahasa Inggris. Tanpa persiapan uang yang banyak, Merry akhirnya meminjam dana beasiswa sebesar $ 40.000 dolar Singapura dan harus dilunasi setelah ia lulus kuliah dan bekerja. Merry pun pernah mencari penghasilan diluar, yaitu dengan mulai dari membagikan pamphlet/brosur di jalan, menjadi penjaga toko dan pelayan Banquet di hotel. Merry pun menyadari bahwa hidupnya tidak berubah meski sudah memasuki tahun kedua kuliah. Merry pun kemudian memiliki BIG DREAM. “Saya membuat resolusi ketika ulang tahun ke-20. Saya harus mempunyai kebebasan financial sebelum usia 30 th. Dengan kata lain, harus menjadi orang sukses The lowest point in my life membuat saya ingin mewujudkan mimpi tersebut” ujar Merry. Karena tak memiliki latar belakang pengalaman bisnis, Merry mengikuti berbagai seminar dan ikut serta dalam organisasi kemahasiswaan yang berhubungan dengan dunia bisnis. Kemudian ia mencoba berbagai peluang bisnis. Percobaan yang dilakukan yaitu dengan bisnis pembuatan skripsi, MLM, mencoba bermain saham yang semuanya berakhir kegagalan. Merry pun mencoba untuk bisnis lainnya dan mengalami kerugian yang besar pula. Merry pun pernah terjatuh meski setelah terjatuh ia bangkit lagi dan mencoba peluang bisnis yang lainnya. Merry pun membulatkan tekad bahwa ia bekerja 14 jam dalam sehari. Dan akhirnya ia pun sukses sebagai Financial Consultant yang menjual produk-produk keuangan dan perbankan seperti asuransi, kartu kredit, deposito, tabungan dll. Dalam waktu enam bulan Merry dapat melunasi hutangnya kepada Universitas sebesar $ 40.000 dolar Singapura. Hingga tahun 2003, Merry dianugrahi Penghargaan Penasihat Baru Teratas. Ditahun 2004 ia pun meraih prestasi cemerlang yang membuatnya dipromosikan menjadi manajer dan masih banyak penghargaan lainnya. Merry lalu memulai bisnisnya sendiri setelah diangkat menjadi manajer. Ia mendirikan MRO (Merry Riana Organization). Akhirnya Merry Riana pun menghasilkan $ 1.000.000 dolar Singapura pada usia 26 tahun. Saat ini Merry Riana aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, perusahaan, sekolah, media masa di Singapura, juga sebagai Enterpreneur dan Motivator dibeberapa Negara di Asia Tenggara dan Indonesia tentunya. Saat ini Merry Riana sudah menikah dengan Alva Christoper pada tahun 2004. Alva adalah kakak tingkat sekaligus teman Merry di Nanyang Techological University. Dari pernikahan itu Merry dan Alva dikaruniai seorang putrid yang bernama Alvernia Mary Liu. Keunggulan dan Kelemahan Buku Kelebihan dari buku ini adalah terdapat kata-kata yang menginspirasi dan memotivasi pembaca untuk terus semangat dalam menggapai cita-cita yang diinginkan. Selain itu bahasa yang digunakann mudah dimengerti. Sedangkan kekurangan buku ini adalah halamannya yang cukub tebal, ada beberapa judul yang cerita di dalamnya hampir sama dan membuat pembaca bosan karena intinya sama saja. Rumusan Kerangka Buku Buku ini dapat dikategorikan tebal, namun dalam buku ini berisi tentang berbagai bab yang ceritanya berkelanjutan. Bab pertama “Tantangan Mengejutkan”, bab kedua “Dihadang Kesulitan”, bab ketiga “ Perjuangan-Perjuangan Awal”, bab keempat “Merealisasikan Resolusi”, bab kelima “Keputusan Ekstrem”, bab keenam “Pertemuan dengan Anthony Robbins”, bab ketujuh “Memburu Peluang”, bab kedelapan “Pintu Pun Terbuka”, bab kesembilan “1001 Penolakan”, bab kesepuluh “Jawaban Indah Itu Ada!”, bab kesebelas “Meraih 1 Juta Dolar”, bab keduabelas “Jurus-Jurus Sukses”, bab ketigabelas “Bahagia untuk Indonesiaku”. Tinjauan Bahasa Bahasa yang digunakan dalam buku ini sederhana dan mudah dipahami berbagai kalangan. Walaupun ada beberapa bahasa yang terlalu tinggi untuk dipahami oleh masyarakat kalangan umum biasa atau mahasiswa. Tetapi setelah membaca buku ini akan mengetahui jalan ceritanya secara langsung dikarenakan banaga yang digunakan sederhana dan mudah dipahami tidak bertele-tele. Penutup Sasaran yang dituju dalam buku ini adalah mahasiswa, masyarakat umum dan orang yang sedang merintis bisnis atau sedang mencari pekerjaan. Karena buku ini sangat memotivasi kita (pembaca) agar jangan menyerah, selalu berusaha dan optimis untuk melakukan sesuatu apa yang kita inginkan. Jatuh bangun dalam melaksanakan keinginan, cita-cita, kesuksesan itu hal biasa. Karena dengan kegagalan kita akan terus mencoba, memperbaiki kesalahan atau kekurangan apa yang kita miliki selama ini agar menjadi lebih baik dan kompeten.
Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/diananggriani27/resensi-novel-merry-riana-mimpi-seribu-dolar-karya-alberthiene-endah_5630497c3eafbd430781bd1e
5cm
Sinopsis :
secara keseluruhan, buku ini bercerita
tentang
Riani adalah satu-satunya cewek di
kelompok mereka, Riani di gambarkan sebagai gadis yang cantik dan juga cerdas.
Arial di gambarkan sebagai cowok yang tampan dan banyak perempuan naksir dan berebut
ingin jadi kekasihnya . Arial sjuga memiliki seorang saudara kembar yang
dipangiil dengan Dinda. Zafran di gambarkan sebagai cowok yang kocak,
senang bersyair dan membuat puisi-puisi, hidupnya seperti kurang lengkap jika
tidak bersyair selama sehari, dan tokoh yang terakhir adalah Ian, cowok yang
dideskripsikan sebagai cowok gendut pecinta bola dan juga fans berat Manchester
United ( saya juga fans MU).
Kelima tokoh ini sudah bersahabat sejak
lama, dan tiba-tiba Genta mempunyai sebuah ide untuk menjalani hidup mereka
masing-masing sendiri tanpa bertemu satu sama lain tiga bulan untuk melihat
bagaimana kehidupan mereka tanpa satu sama lain dan menyelesaikan urusan
individual sampai suatu saat nanti Genta akan menghubungi mereka lewat sms
untuk janjian bertemu. sebagian dari awal isi novel ini bercerita tentang
kehidupan mereka masing-masing, tentang jalan hidup, masalah dan impian mereka
masing tanpa sehari pun dalam tiga bulan melakukan kontak dengan yang lain.
Setelah tiga bulan, akhirnya mereka
berlima kembali bertemu dan mencurahkan semua rasa rindu satu sama lain yang di
lakukan dalam sebuah perjalanan dari jakarta ke malang untuk mendaki puncak
tertinggi di Pulau Jawa yaitu “MAHAMERU” . Dari perjalanan mereka ini banyak
pengalaman yang mereka ambil, sebuah gagasan,pikiran, idealisme mengenai Tanah
Air dan manusia manusia nya sampai akhirnya perjuangan mereka + dinda ( yang
juga ikut dalam rombongan) yang sesungguhnya terjadi ketika pendakian ,
segala halang rintangan, keajaiban-keajaiban, kebahagian, kesedihan, semua
terjadi .
Bahasa dalam novel ini mostly Indonesia
ya, adapun banyak berupa kutipan/syair lagu dan film dari barat ( yang sstelah
saya baca biodata penulisnya memang maniak film :D). Bahasanya mudah di
mengerti karena merupakan bahasa sehari-hari kita pakai. Saya juga suka
kutipan-kutipan lagu ataupun film yang ada di buku ini, semuanya memorable dan
walaupun kadang saya menemukan beberapa yang agak jayus juga.
“Plus dan Minus dari Novel 5 cm” :
Kelebihannya
1. : 5 cm = jangan pernah menyerah .
pasti bingung kan? yah mungkin itulah makna dari isi novel ini jangan pernah
menyerah . Percaya sama diri sendiri kalau kita itu bisa.
”…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter
menggantung mengambang di depan kamu. Dan…sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki
yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih
banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher
yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih
keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut
yang akan selalu berdoa…percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu”
2. Tingkatkan Nasionalisme
apa maksudnya/ saya juga bingung awalnya
saat baca novel, katanya nasionalisme tapi kok banyak syair / kutipan bahasa
inggris. barulah saya mengerti. Nasionalisme itu gak harus di ukur dengan apa
yang kamu ucapkan, kamu tonton atau kamu lakukan. simply dengan kamu taruh di
dasar hati kamu mengenai bahwa bagaimanapun kamu gak bisa merubah siapa kamu,
dimana kamu lahir, siapa orang tua mu , sama kayak kamu gak bisa ngubah bahwa
kamu lahir, tinggal, makan di Indonesia, tanah air ibu pertiwi dan cara
mencintai tanah air ini adalah dengan mencoba membangunnya dan melindunginya
dengan caramu. Bahkan di novel ini, Ian yang sentimen dengan warga tanah air
bisa berubah loh ?:)
3. Kejujuran dan Persahabatan
Ada suatu saat dimana terjadi
kesalahpahaman, dan ketidak sukaan dengan teman yang lain. Terkadang kita lebih
memilih membiarkan dan mengobrolkan kejelekan sifat nya pada orang lain yang di
novel ini tidak saya temukan. Saya senang dengan prinsip mereka yang
seolah-olah berkata ” Percuma kalau kita ngobrolin kejelekan dia di
belakangnya, toh dia juga gak akan bisa berubah” sehingga yang terjadi adalah
heart-to heart conversation yang menyelesaikan semua kesalah-pahaman. Karena
itu pelajaran buat saya dan untuk pembaca yang lain adalah Terimalah kekurangan
dan kelebihan sahabat kalian, jika ada sesuatu yang kalian tidak suka lebih
baik di bicarakan langsung sama orangnya, walaupun terkadang bagi keduabelah
pihak itu sulit.
4. Love Story
Saya suka bagaimana mas donny ini
menggambarkan kisah cinta kelima tokoh ini tanpa mengurangi esensi/ makna dari
persahabatan mereka karena toh novel ini memang lebih menonjolkan tentang
persahabatan ketimbang kisah cinta. Bagaimana akhirnya bahwa takdir itu tidak
bisa di paksakan:). Kalau sudah jodoh gak akan kemana .
5. Mengajak berpetualang
sudah lama saya tidak menemukan novel
yang bisa ngajak saya ingin berpetualang ke suatu tempat. Terakhir kali adalah
waktu SMA saat jaman-jamanya baca teenlit, dan saya pingin banget naik gunung
gara-gara novel CEWEK!!! nya mba Esti Kinasih. Sekarang, gara-gara novel ini
saya jadi pingin mendaki mahameru dan melaksanankan upacara kemerdekaan di puncaknya
(AMIN)
Kekurangan
Awalnya sih dulu belum berniat baca
novel ini karena dari covernya, saya takut kalau gaya bahasanya akan cukup
rumit kayak bahasa novel mbak Dewi “Dee” Lestari seperti di Supernova
seriesnya. Walaupun kenyataannya tidak. kekurangannya yan=h karena terlalu
banyak kutipan lagu/ syair yang kalau orang awam (apalagi yang tidak lancar
berbahasa inggris ) akan sangat kesulitan, bahkan orang awam yang bahasa
inggrisnya bagus pun kadang tidak begitu “ngeh” atau familiar dengan lagu-lagu tersebut.
Jadi terkadang saya menganggap bahwa syair-syair itu hanya sebagai pengindah
bukan pelengkap apalagi porsinya setiap chapter lumayan banyak. Selain itu
kekurangannya adalah pada ending ( chapter paling akhir) saya merasa terlalu
cepat progress nya.
Langganan:
Komentar (Atom)